Jose Sualang: Dari Dunia Malam Menjadi Pakar Holistik Self Healing Transformation

waktu baca 5 minutes
Kamis, 3 Apr 2025 22:58 0 0 jay

Jose Ferrer Sualang, dulunya DJ di dunia malam Jakarta dan eks karyawan korporat, mengalami titik terendah akibat gaya hidup yang merusak kesehatannya. Setelah mengalami kerusakan hati karena alkohol, ia menemukan titik balik lewat meditasi dan terapi energi. Sejak 2005, ia mendalami hipnoterapi, magnetisme Jawa, dan berbagai teknik penyembuhan holistik, hingga akhirnya mendirikan Self-Healing Transformation.

Kini, di usia senja, Jose aktif membantu sesama lewat terapi, mengelola bisnis foodcourt, dan merawat hewan serta tumbuhan. Ia percaya bahwa semua makhluk hidup berasal dari energi yang sama—Tuhan—dan hidup harus dijalani dengan kesadaran penuh untuk terus berbuat baik. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa perubahan selalu mungkin, asalkan seseorang mau mengenal dirinya sendiri terlebih dahulu.

Dari Dunia Malam ke Pakar Kesembuhan : Transformasi Hidup Jose Sualang untuk Kebaikan

35 tahun lalu, Anda dapat dengan mudah mendapati pria ini di bilangan kelab malam Jakarta. Bersama dentuman musik DJ mengguncang udara dan gelas-gelas alkohol yang menjadi teman setia, di sanalah Jose Ferrer Sualang berada—seorang pria yang pernah menapaki karier cemerlang di dunia korporat, lalu terjun ke gemerlap dunia malam sebagai DJ profesional.

Namun, di balik sorak sorai dan tepuk tangan, ada kekosongan yang menggerogoti jiwanya. Di satu titik terendah hidupnya, ia menemukan jalan menuju transformasi luar biasa: menjadi seorang pakar energi dan kesembuhan holistik yang kini menginspirasi banyak orang.

Bagaimana kisahnya?

Manusia Setengah Lingkar yang Terus Mencari Ke Luar

Jose Ferrer Sualang lahir pada 1956. Sebagai seorang yang cemerlang, pria yang akrab dipanggil Om Jose oleh orang terdekatnya ini, pernah menempuh pendidikan hukum dan kedokteran sekaligus. Selepas lulus, ia menapaki kariernya di korporasi dengan bekerja selama 10 tahun di Astra. Tak tanggung-tanggung, kepiawaiannya dalam mengelola membawa posisinya meroket dari Sales hingga Kepala Cabang.

Selepas dari Astra, Jose sempat bekerja di Gajah Tunggal selama 2 tahun sampai akhirnya membuka studio foto analognya sendiri. Sangat disayangkan, resesi ekonomi dan digitalisasi yang terjadi bersamaan pada awal tahun 2000-an membawa bisnisnya gulung tikar. “Saya jadi orang yang merasakan terpuruk karena digitalisasi,” kisahnya sambil mengenang masa lalu.

Namun, di luar dunia profesionalnya, ia memiliki gairah besar dalam dunia hiburan sebagai DJ profesional. Hidup dalam dunia malam memperkenalkannya pada gaya hidup yang penuh euforia, tetapi juga membawa dampak buruk bagi kesehatannya.

Konsumsi alkohol yang menjadi bagian dari kesehariannya akhirnya mengakibatkan kerusakan hati (liver), membuatnya kehilangan arah dan menghadapi titik terendah dalam hidupnya. Inilah momen di mana ia menyadari bahwa ada yang salah dengan caranya memaknai hidup.

“Manusia itu seperti lingkaran,” Jose Sualang menjelaskan dalam wawancara di YouTube Sekali Seumur Hidup. “Ketika lahir, kita sudah dibekali separuh, tugas kita dalam hidup adalah untuk menggenapinya sampai utuh. Tetapi, orang seringkali lupa, mereka terus mencari ke luar—karier, profesi, materi—tanpa sadar yang dibutuhkan adalah kenal dengan diri sendiri terlebih dahulu,” ujarnya.

Berangkat dari filosofi ini, akhirnya Jose Sualang memulai pencarian dirinya sendiri dari dalam. Tahun 2005, untuk pertama kalinya ia bertemu dengan ilmu meditasi dan energi.

Awalnya Diajak Teman

Perkenalan Jose dengan meditasi menjadi langkah awal transformasi pribadinya. Dengan disiplin dan ketekunan, ia memperdalam praktik ini dan merasakan manfaat besar dalam kesehatan fisik dan mentalnya.

Pintu menuju dunia terapi terbuka lebih lebar ketika seorang teman mengajaknya belajar hipnoterapi, meyakinkannya bahwa ilmu ini dapat digunakan untuk membantu lebih banyak orang. Jose pun mulai mendalami berbagai bidang terapi energi dan hipnoterapi. Ia mendapatkan berbagai sertifikasi profesional, termasuk: Hypnotherapist (2013), Access Bars (2016), Profiling Universe (2018), Javanese Magnetism (2018), dan Linkin Awareness (2018).

Dengan ilmu dan pengalaman yang telah ia kumpulkan, Jose mendirikan Self-Healing Transformation, www.selfhealingtransformation.com sebuah wadah bagi mereka yang ingin menemukan jalan menuju kesembuhan diri. Melalui pendekatan holistik, ia membantu individu dalam mencapai keseimbangan fisik, mental, dan spiritual.

Berbuat Baik Untuk Semua

Tidak berhenti di kelas terapi, Jose kembali mencoba peruntungan bisnis lain dengan membuka pet shop di Gajah Mada Plaza. Berkat keuletannya, Center Director dari Gajah Mada Plaza mempercayainya untuk mengelola foodcourt. Pengalaman ini yang lantas ia bawa untuk mengelola foodcourt berikutnya di kawasan Grogol, Jakarta Barat.

Di lingkungan tempat ia tinggal, Jose terkenal aktif untuk berkontribusi kepada masyarakat dan gereja. Ia juga menyempatkan diri untuk memelihara binatang dan tanam-tanaman. Ilmu energi pula yang memberinya perspektif bahwa semua makhluk hidup bermula dari satu energi yang sama; Tuhan. Maka dari itu, semua makhluk sejatinya setara dan hidup berdampingan.

“Saya belajar untuk memperbaiki dunia ini, karena dunia ini bukan cuma punya kita, tapi ada makhluk hidup lain yang perlu diperhatikan,” jelas Jose.

Sembari terus membantu orang lain dalam bentuk terapi, Jose juga tidak berhenti untuk membuka kesempatan bagi bisnis orang lain dan merayakan kelimpahan bersama melalui foodcourt yang ia kelola. Ia juga berbagi dengan alam bersama hewan dan tumbuhan yang ia rawat di rumah. Di usianya yang mulai senja, Jose tidak pernah mau berhenti untuk berbuat baik kepada manusia dan alam di sekitarnya.

“Saya nggak pernah mau pensiun. Kenapa? Karena kalau kita percaya waktu berhenti, kita akan jatuh. Saya mau jalan terus, berbagi terus, menularkan apa yang saya tahu ke sesama agar dunia jadi lebih baik,” ujar pria berusia 60 tahun ini.

Kesempatan Itu Masih Ada

Jose Ferrer Sualang adalah bukti nyata bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bertransformasi. Dari separuh lingkaran yang terbuka—dunia malam yang penuh tantangan—ia berhasil melengkapi separuh dirinya dengan menjadi seorang praktisi energi dan kesembuhan holistik.

Dari sesi terapinya, Jose telah menemui banyak orang dengan berbagai latar belakang. Mulai dari kecanduan narkoba, judi, sakit fisik menahun, stress, hingga kurang motivasi dan depresi. Latar belakangnya di dunia malam membuatnya lebih peka dan percaya pada orang lain; bahwa kesempatan tidak habis hari ini, masih ada hari esok untuk mereka yang berusaha menjadi lebih baik.

“Kita bisa lahir dan hidup itu artinya kita adalah juara. Bayangkan, dari ratusan sel sperma, hanya satu yang terpilih—jadi saya, kamu, kita. Kita adalah juara sejak tahap pembuahan. Setelahnya, kita mampu bertahan hidup, sekolah, kerja, bahkan sanggup bertahan sampai hari ini. Menjadi sangat tidak etis kalau kita mengalah sama keadaan—kuncinya satu, kenali diri sendiri dulu,” pungkasnya.

Perjalanannya mengingatkan kita bahwa hidup adalah proses berkelanjutan melengkapi diri, menemukan bagian yang hilang, dan menciptakan lingkaran eksistensi yang utuh dan bermakna.

Simak perjalanan beliau di bawah ini!

Artikel ini juga tayang di vritimes

Unggulan

Tentang Kami

InDaily.id adalah media informatif harian terpercaya di Indonesia

Tentang Kami

Newsray.com adalah media informatif harian terpercaya di Indonesia

LAINNYA